Sabtu, 18 Mei 2013

Pemuda Unggul



PEMUDA UNGGUL


Ini salah satu naskah Essay saya pada lomba  "Beasiswa Aktivis Nusantara 2012 " di FH UNS

            Pemuda adalah aset berharga bangsa. Peran pergerakan pemuda dimasa lalu sangat berpengaruh dan membanggakan  dalam demokrasi Indonesia. Pemuda telah mengubah dan berani menggulingkan rezim orde baru menuju era reformasi. Penulis meyakini para pejuang pemuda selalu memiliki semangat yang menggelora pada setiap tindakannya dan pemikirannya untuk memperjuangkan nasib bangsa dan rakyat Indonesia.
            Pada era reformasi sekarangpun gaung para pemuda khususnya mahasiswa selalu kita dengar diberbagai media cetak maupun elektronik. Semangat dan perjuangan mereka tak kenal lelah walaupun mereka rela berpanas panasan ditengah teriknya matahari menuntut keadilan. Penulis sangat mengapresiasi para sahabat mahasiswa yang secara tulus ikhlas bekerja mengawal demokrasi Indonesia. 




Indonesia saat ini 


            Indonesia diabad 21 sekarang telah mengalami transformasi yang luar biasa , dari era kemerdekaan , orde baru dan reformasi. Di era reformasi saat ini kebebasan individu sudah lebih baik dari pada orde baru, setiap warga/ lapisan masyarakat sekarang sudah mendapat kebebasan untuk mengkiritisi kebijakan pemerintah yang diangap tidak pro rakyat.
            Selain itu pemilu pada tahun 2004 yang lalu sebuah tolok ukur kedewasaan pemilu dan politik kita. Indonesia dilihat didunia sebagai contoh demokrasi yang luar biasa. Kesuksesan tersebut merupakan kunci dari kejenuhan masyarakat pada pemimpin yang tidak dengan rakyat. Masyarakat ingin mengubah Indonesia lebih baik,maju,sejahtera, dan aman.
            Dunia internasional sekarang mengakui prestasi kita, Indonesia sebagai running up terbaru mokrasi didunia dan telah menempati posisi ketiga setelah India dan Amerika. Selain itu sektor ekonomi kita juga mendapat apresiasi yang membanggakan dari dunia internasional.Ekonomi Indonesia tumbuh 6,17 persen pada triwulan III tahun 2012 dibaningkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun pertumbuhan tersebut terlambat dari triwulan I dan II tahun 2012 yang masing – masing 6,3 persen dan 6,4 persen (Kompas,6/11)
            Dari gambaran ekonomi tersebut ada wacana bahwa Indonesia sebagai a new generation of  economic power in ASIA. Indonesia menempati posisi ketiga setelah China dan India. Itulah salah satu dari beberapa prestasi bangsa Indonesia yang patut kita banggakan. Tapi kita juga harus ingat juga dengan sejuta tugas rumah kita yang belum selesai. Semuanya itu kita dan pemerintah harus bersama – sama bersinergis membangun Indonesia lebih baik dimasa depan.
            Selain itu,  Indonesia bukan  yang hanya suatu  demokrasi multi- partai . Kita juga merupakan demokrasi multi-etnis  dan multi-religius. Kemampuan kita untuk mengelola keankeragaman itu sangat penting bagi  keberlangsungan hidup kita sebagai sebuah bangsa. (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono).  Itulah gambaran Indonesia menurut bapak SBY, Multi-etnis dan religious merupakan kekayaan berharga Indonesia.
            Tapi seiring berjalannya waktu ada bebarapa batu atau kerikil yang mengganggu  harmonisasi dari  keduannya terganggu. Permasalahan konflik horizontal yang melanda Indonesia baru – baru ini merupakan salah satu cirri krikil tersebut. Walaupun sebuah konflik itu juga sebuah besar bangsa dimana kemampuan pemimpin diuji untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang baik dan tepat.
            Selain itu isu perseteruan Polri vs KPK merupakan contoh konkret bahwa pelaksanan tugas lembaga Negara masih perlu diperbaiki dan  belum tersusun secara rapi apalagi bila perseteruan mereka ditumpangi oleh kepentingan salah satu parpol itu merupakan satu bentuk pencorengan  lembaga yang independen. 
            Dunia pendidikanpun  tidak luput diliput oleh media bukan karena prestasinya, tapi negatifnya. Banyak pelajar yang melakukan tawuran, para mahasiswa yang melakukan bentrok dengan satuan kepolisian hingga  merusak instansi pemerintahan, mobl dinas, serta korban jiwa. Kalau itu tetp dibiarkan dunia pendidikan kita akan tercoreng, Koran jiwa terus berjatuhan dan anggaran belanja Negara membengkak hanya untuk memperbaiki dan membeli mobil dinas baru. 

Pemuda Unggul

            Sebagai pemuda masa depan Indonesia, para pemuda juga harus mempunyai budaya unggul. Budaya unggul bisa membentuk pemuda unggul. Kalau kita berbicara budaya unggul mengandung relasi dengan sebuah semangat menang – menang atau berprestasi. Pemuda unggul adalah pemuda yang mampu mengatasi permasalahan dengan baik dan tepat sesuai dengan caranya dan jamannya. 


            Apa hubungannya pemuda unggul dengan demokrasi  di Indonesia? itu mungkin salah satu pertanyaan besar bagi kita semua. Dengan budaya unggul para pemuda diharapkan mempunyai sebuah semangat untuk memberikan solusi dan terobosan dengan baik dan tepat tentang sebuah permasalaha bangsa ini , selain itu diharapkan pemuda unggul mampu melakukan soft diplomasi sebagai jalan keluarnya.
           
Adapaun menurut penulis mengenai budaya unggul untuk membentuk mental pemuda unggul antara lain sebagai berikut :
Berketuhanan, bahwa tiada sesuatu yang dapat menolong dan memcahkan masalah selain Tuhan, Allah SWT. Selain itu juga penting rasa nasionalisme kita dibarengi landasan agama , agar segala sesuatunya diniati ibadah agar selalu  berpengharapan terbaik. Dan selalu bertindak pada koridor yang benar.
            Berpikir menang –menang, dengan cara ini diharapkan para pemuda mampu memecahkan permasalahan dimasa depan lebih terfokuskan, lebih tepat dan cara yang tepat. Selain itu semangat selalu berprestasi dalam segala aktivitas selalu menggelora.
            Diplomasi, merupakan salah satu hal pokok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan berdiplomasi kita mampu menjalin persahabatan dan atau kerja diantara satu individu dengan individu lain, individu dengan lembaga, dan lain sebagainnya. Dengan berdiplomasi secara baik dan benar para pemuda , para aktivis dapat mampu mengutarakan secara jelas semua pendapatnya kepada pemerintah ataupun pihak lain secara efektif.
            Beretika, beretika bukanlah seseorang itu dikatakan lembek, selalu mengalah ataupun yang lainnya, tapi dengan attitude atau etika yang baik para pemuda ataupun aktivis dapat mampu diterima oleh semua kalangan secara terbuka , dan welcome kepada kita tanpa adanya bentrok  antar lembaga Negara dengan para aktivis  dan atau pengerusakan infrastruktur pemerintahan yang bisa menambah beban Negara . Semua itu harus kita minimalisir agar kedepan tidak ada hal serupa terjadi.
            Berorientasi , Segala tujuan sebuah capaian harus memiliki sebuah orientasi . Orientasi merupakan hal yang mendasar  dan terpenting untuk pergerakan pemuda dimasa depan. dengan orientasi yang baik dan matang , penulis meyakini kedepan para pemuda dapat mampu mengawal demokrasi di Indonesia secara terarah.
            Win – win formula,  Sebuah pemikiran untuk  solusi tepat , adil dan professional. Tanpa harus salah satu pihak dirugikan .  
 Pemuda harus mampu mengutarakan pendapatnya sesuai dengan zamannya atau eranya, permasalahan pun harus diselesaikan dengan takaran dan solusi yang tepat .Dari ketiga poin tersebut penulis berharap agar para aktivis kedepan lebih mampu melakukan komunikasi dengan pemerintah , memberikan masukan dengan berdiskusi ataupun yang lain selain dengan demonstrasi.
Selain itu tujuan atau visi kedepannya harus konkret dengan soft power tanpa radikalisme diharapkan mampu mengubah demokrasi berpendapat di Indonesia lebih baik dan beretika. Konflik antar pelajar pun harus diminimalisir dan perlahan tapi pasti dihilangkan. Acara social keagamaanpun kedepan lebih ditingkatkan untuk membuka pintu hidayah dan ridho tuhan selain itu gerakan social bertujuan agar kita lebih peka kepada sesame manusia dan alam seisinnya.
Pemuda atau aktivis harus bersinergi dengan pemerintah untuk membangun Indonesia baru,sejahtera dan aman. Bila ada program pemerintah yang masih belum pas, kita wajib mengingatkan dan lebih baiknya memberikan masukan agar lebih tepat sasaran.
            Oleh karena itu, menjadi pemuda pejuang Indonesia diabad 21 dan kedepan harus mampu memiliki budaya unggul berorientasi prestasi pada sisi akademis dan mampu memecahkan masalah secara baik dan benar serta bijak. Indonesia bangga memiliki pemuda yang balance atar keduannya. Ditambah lagi perundingan / mufakat lebih dihidupkan lagi sebagai cirri khas bangsa Indonesia  dan sebagai basic pemecahan masalah yang kompleks di Negara kita ini.
            Penulis yakin kedepan para pemuda pejuang kemerdekaan di abad 21 ini serta abad berikutnya mampu membawa Indonesia makin  jaya. Selain itu semangat pejuang kita semakin tumbuh mekar sebagai pengawal demokrasi yang adil, bebas dari kolusi dan nepotisme dan berlandaskan kerja nyata atau profesionalisme..  Jaya terus Indonesia, majulah terus pemuda masa depan bangsa.. !!

Rudi Fitrianto .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar